Transition words
Transition Words
The definition
of transition words
Transition words are words that connect two sentences, phrases, paragraphs.
Transition words can connect anything from short phrases to paragraphs.
Using transition words in your sentences or conversations can
greatly help you improve the quality of your sentences.
The purpose of transition words
Transition words are used to link words, phrases and sentences. These words help to introduce readers to the relationship between phrases, sentences and entire paragraphs
The types of transition words
Transition words are divided into different
classes according to the type of transition we want to make. There are several
words specific to each classification. Sometimes they have the same meanings
and sometimes they have different meaning.
Jenis-jenis Kata dan
Frase Transisi ( Transition Words)
1.
Addition (Tambahan)
Yaitu
kata-kata yang berfungsi untuk memberi tambahan informasi dari pernyataan
induknya. Kata atau frase yang sering digunakan diantaranya adalah:
·
also
= juga
·
again
= lagi
·
as
well as = dan
·
besides
= disamping
·
coupled
with = ditambah dengan
·
furthermore
= lagi pula
·
in
addition = sebagai tambahan
·
likewise
= demikian juga
·
moreover
= selain itu
· similarly = dengan cara yang sama
Contoh Kalimat:
1.
She
can speak English besides French.
(Dia bisa berbahasa Inggris disamping Bahasa Perancis)
2.
My
father, as well as Jim, goes to Bali.
(Ayah saya, dan Jim, pergi ke Bali)
3.
She
speaks French and German and also a little Russian.
(Dia bisa berbahasa Perancis dan Jerman dan juga sedikit Bahasa Rusia)
4.
Don’t
do that again.
(Jangan lakukan itu lagi)
5.
The
name of “Ambon” is forever coupled with “Bika”, although it is
from Medan.
(Nama Ambon selamanya akan melekat pada kata “Bika”, walaupun Bika Ambon
berasal dari Medan)
6.
“Soto
Medan” was excellent, and likewise the “Marquisa”.
(Soto Medan memang luar biasa, demikian juga dengan Marquisanya)
Catatan:
Dalam Bahasa Inggris, kata “as well as” seperti
pada contoh kedua, dianggap tidak ada. Oleh karena itu, kata kerja menjadi “goes” bukan “go“, sebab Subjeknya “My father“.
2. Consequence (Konsekuensi)
Yaitu kata-kata yang berfungsi untuk menyatakan
konsekuensi dari suatu perbuatan. Kata/Frase yang sering digunakan diantaranya
adalah:
· accordingly = maka
· as a result = karena
·
consequently = sehingga
·
for this reason = untuk alasan ini
·
for this purpose = hasilnya
·
hence = karena itu
·
otherwise = sebaliknya
·
so then = jadi
·
subsequently = kemudian
·
therefore = oleh karena itu
· thus = dengan demikian
Contoh Kalimat:
- The
price of nine kinds of basic needs rose sharply last year. Accordingly,
this increase influenced the price of most products.
(Harga sembako naik tajam tahun yang lalu. Maka, kenaikan ini mempengaruhi kenaikan harga kebanyakan produk)
- She
died as a result of her injuries.
(Dia meninggal karena lukanya)
- My
car broke down and consequently I arrive rather late.
(Mobilku rusak sehingga saya pulang agak telat)
- He
is the eldest son in the family and thus heir to the
title.
(Dia adalah anak tertua di keluarga itu, dengan demikian warisan jatuh ke tangannya)
3. Contrast And
Comparison:
Yaitu kata-kata yang berfungsi sebagai perlawanan dari makna
sebelumnya dan memberi perbandingan. Kata/Frase yang sering digunakan
diantaranya adalah:
·
by the same token = begitu pula
·
conversely = sebaliknya
·
instead = malah
·
likewise = begitu pula
·
on one hand = di sisi lain
·
on the other hand = sebaliknya
·
on the contrary = sebaliknya
·
similarly = demikian pula, sama halnya
·
yet = namun, tetapi
·
but = namun, tetapi
·
however = namun, tetapi
·
still = namun, tetapi
·
nevertheless = namun, tetapi
Contoh Kalimat:
1.
I’m
going to bed and you would be well advised to do likewise.
(Saya mau pergi tidur dan begitu juga dengan kamu)
2.
You
can add the fluid to the powder or, conversely, the powder to the
fluid.
(Anda dapat memasukkan cairan itu ke dalam tepung atau sebaliknya,
masukkankan tepung ke dalam cairan)
3.
It
doesn’t seem ugly to me; on the contrary, I think, It’s rather
beautiful.
(Kelihatannya tidak jelek; sebaliknya, menurut saya, kelihatan agak cantik)
4.
She
trained hard all year yet still failed to reach her best form.
(Dia sudah berlatih keras sepanjang tahun namun masih gagal menemukan
penampilan terbaiknya)
5.
This
defeat was widely predicted but it is disappointing nevertheless.
(Kekalahan ini sudah diprediksi sebelumnya namun hasilnya mengecewakan)
4. Diversion:
Yaitu kata-kata yang berfungsi untuk membelokkan pembicaraan.
Kata/Frase yang sering digunakan diantaranya adalah:
·
by the way = ngomong-ngomong
· incidentally = ngomong-ngomong
Contoh Kalimat:
1.
Incidentally, How is Miranda? I’ve never heard about her
for years.
(Ngomong-ngomong, apa kabarnya si Miranda? Sudah bertahun-tahun aku tak
pernah mendengar kabarnya)
2.
By the way, How is Miranda? I’ve never heard about her
for years.
(Ngomong-ngomong, apa kabarnya si Miranda? Sudah bertahun-tahun aku tak
pernah mendengar kabarnya)
5. Exception:
Yaitu kata/frase yang digunakan untuk membuat pengecualian.
Kata/Frase yang sering digunakan digunakan diantaranya adalah:
·
aside from = kecuali (American English)
·
apart from = kecuali (British English)
·
barring = kecuali
·
beside = kecuali
·
except = kecuali
·
excepting = kecuali
·
excluding = tidak termasuk, kecuali
·
exclusive of = kecuali
·
other than = kecuali
· outside of = kecuali
Contoh Kalimat:
1.
Apart from going to Italy and Spain, he will also
visit Britain.
(Disamping dia akan bepergian ke Italy dan Spanyol, dia juga akan
mengunjungi Inggris)
2.
Barring accidents, we should arrive home on time.
(Kalau tidak ada kecelakaan, kami akan tiba di rumah tepat waktu)
3.
The
price of the excursion is exclusive of accommodation.
(Biaya perjalanan ini di luar biaya akomodasi)
6. Illustration:
Yaitu kata/frase yang memberikan ilustrasi pada
pernyataan sebelumnya. Kata/Frase yang sering digunakan digunakan diantaranya
adalah:
·
for example = contohnya
·
for instance = contohnya
·
for one thing = contohnya
·
as an illustration = sebagai ilutrasi, contohnya
·
illustrated with = diilustrasikan dengan
·
as an example = contohnya
·
in this case = contohnya
Contoh Kalimat:
1.
Take, for
instance, the case of “Robot Gedek”.
(Ambillah kasus contohnya kasus Robot Gedek)
2.
As an example of The fail to control the inflation is the
fail of the government on economics sectors.
(Contohnya kegagalan mengontrol inflasi merupakan kegagalan pemerintah dalam
bidang ekonomi)
3.
Consider, in
this case, the effect of Global Warming.
(Pertimbangkanlah, contohnya, pengaruh dari Pemanasan global)
7. Restatement:
Yaitu kata/frase yang memberikan pernyataan ulang. Kata/Frase
yang sering digunakan digunakan diantaranya adalah:
·
in essence = intinya
·
in other words = dengan kara lain
·
namely = yaitu
·
that is = yaitu
·
that is to say = yaitu
·
in short = singkatnya
· in brief = singkatnya
Contoh Kalimat:
1.
The
two arguments are in essence the same.
(Kedua argumen itu pada intinya sama)
2.
Only
one boy was absent, namely Henry.
(Hanya ada 1 orang yang absen, yaitu Henry
3.
In breif, your work is disappointing.
(Singkatnya, pekerjaanmu mengecewakan)
8. Sequence:
Yaitu kata/frase yang berfungsi untuk merangkaikan pernyataan
dengan pernyataan lainnya. Kata/Frase yang sering digunakan digunakan
diantaranya adalah:
·
at first = mulanya
·
first of all = pertama sekali
·
at the same time = pada kesempatan yang sama
·
for now = mulai sekarang
·
for the time being = mulai sekarang
·
the next step = selanjutnya
·
in time = pada waktunya
·
in turn = pada gilirannya
·
later on = selanjutnya
·
meanwhile = sementara itu
·
next = selanjutnya
·
then = selanjutnya
·
soon = segera
·
later = kemudian
·
earlier = pada awalnya
·
afterward = selanjutnya
· in conclusion = kesimpulannya
Contoh Kalimat:
1.
First of all, I’d like to thank to all of you.
(Pertama sekali saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Anda semua)
2.
Next, I also thank to my parents for their big support.
(Kemudian, saya juga berterima kasih kepada orang tua saya yang telah
mendukung saya)
3.
In conclusion, I will not pass without all of you here.
(Kesimpulannya, saya tidak akan lulus tanpa bantuan Anda semua disini)
9. Summarizing:
Yaitu kata/frase yang berfungsi untuk menyimpulkan pernyataan
sebuah pernyataan. Kata/Frase yang sering digunakan digunakan diantaranya
adalah:
·
after all = singkatnya
·
all in all = singkatnya
·
briefly = singkatnya
·
in any case = singkatnya
·
in brief = kesimpulannya
·
in conclusion = kesimpulannya
·
in short = kesimpulannya
·
in summary = kesimpulannya
·
on balance = kesimpulannya
·
to sum up = kesimpulannya
·
to summarize = kesimpulannya
· finally = kesimpulannya
Contoh Kalimat:
1.
I
find the job finally.
(Akhirnya saya dapat pekerjaan)
2.
In any case, your work disappoints me.
(Kesimpulannya, pekerjaanmu mengecewakan saya)
3. All in all, you both love each
other.
(Kesimpulannya, kamu berdua sebenarnya saling mencintai)
Comments
Post a Comment